Si sombong kaya raya jadi babu.
Darti dan suaminya, Toto, memiliki warung di kampungnya. Sayang
jualannya tidak laku. Suatu hari, mereka memutuskan pergi ke dukun
untuk membuat saingannya bangkrut sehingga hanya warung mereka yang
laku. Tak lama kemudian, terjadi perubahan besar. Warung mereka laku
keras dan kedua saingannya gulung tikar. Orang tetap saja membeli di
warungnya meskipun layanan Darti sangat kasar dan tak ramah. Keluarga
Darti menjadi kaya raya, tapi sombong suka menghina si miskin. Namun
usaha Darti tiba-tiba saja menurun dan selalu merugi. Mereka pergi ke
dukun lagi. Apa kata si dukun?